27 C
Jakarta
Selasa, 19 Oktober, 2021
ads
Beranda Architecture & Design The Tiing Tejakula, hotel dengan desain terindah di ajang Dezeen Awards 2020

The Tiing Tejakula, hotel dengan desain terindah di ajang Dezeen Awards 2020

MESKIPUN terletak di daerah terpencil di Bali belahan utara yang jarang dikunjungi wisatawan dan harga kamarnya cuma US$43 atau tak sampai Rp650.000 per malam, The Tiing Hotel atau di online reservasi bernama The Tiing Tejakula Villas yang hanya memiliki 14 kamar dinobatkan sebagai ‘Hotel Terindah 2020’ versi Dezeen Awards 2020.

Hotel butik yang lokasinya ada di tepi pantai kawasan Tejakula, Buleleng, Bali ini, dirancang Nic Brundson, arsitek Australia yang juga menamakan hotel ini sebagai ‘a reward for the intrepid’ atau ‘hadiah untuk pemberani’. Dalam keterangannya seperti dilansir Insider, ‘hadiah’yang dimaksud Brundson adalah pemandangan laut menakjukan dan pegunungan yang Instagramable.

Kawasan Tejakula adalah kawasan minim turis di Bali yang untuk mencapainya dibutuhkan waktu 2,5 jam berkendara dari bandara di Denpasar.

Pertama kali Brundson mengunjungi Tejakuka, dia ingin hotel yang didesainnya menampilkan lanskap yang luar biasa indah. Bermain dengan bambu dam beton, dia lantas merancang tujuh ‘bilah’, terdiri dari suite tamu tingkat atas dan bawah. Kedua bilah dan jalan setapak di antara keduanya menciptakan pemandangan tunnel yang langsung menghadap ke laut dan pegunungan, sungguh fantastis.

Suite dirancang mendorong para tamu untuk bersantai dan menyegarkan pikiran. Di sini tamu dapat menikmati pemandangan dari infinity pool pribadi mereka. Selain itu, tamu juga bisa bersantai di bak mandi dengan konsep outdoor setelah seharian snorkeling dan menjelajahi air terjun terdekat.

Di The Tiing Hotel tidak ada fasilitas televisi di dalam suite tersebut, dan lampu langit-langit mengisi ruang dengan cahaya sebagai pengganti jendela setinggi mata. Idenya adalah bahwa “Anda hanya dapat benar-benar fokus untuk berada dan hadir di sana, dengan lautan di depanmu dan gunung di belakangmu,” kata Brunsdon.

Dia mendesain hotel ini sebelum pandemi virus corona (Covid-19), tetapi dia yakin hotel itu cocok digunakan sebagai tempat tetirah di masa pandemi. Ketika tamu ingin berinteraksi dengan orang lain, mereka dapat menuju ke ruang bersama seperti di kolam renang dengan ubin berwarna merah dan paviliun yoga di tepi pantai. Tapi tamu juga bisa benar-benar merasa terisolasi saat berada di dalam kamar sendiri.

Seperti dilansir dari Insider, The Tiing Hotel berhasil mendapatkan dukungan dari publik sebagai konsep hotel terbaik. Dezeen Awards yang sudah tiga kali dilaksanakan ini memberikan penghargaan pada proyek arsitektur, interior, dan desain terbaik di seluruh dunia. Ada lebih dari 62.000 orang yang memberikan dukungannya untuk seluruh kategori di ajang ini pada tahun ini. (dhp)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

BERITA POPULER PEKAN INI

Drive-thru OneSmile Apps mudahkan pengurusan kebutuhan pelanggan BSD City

SINAR MAS LAND Customer Care menghadirkan layanan baru yakni Sinar Mas Land Drive-Thru Service. Layanan tersebut khusus untuk pelanggan di BSD City. Layanan ini...

Paramount Land luncurkan Canna, cluster di Paramount Petals seharga Rp750 jutaan

PARAMOUNT LAND kembali memperkenalkan cluster perumahan terbarunya. Cluster perumahan yang diberi nama Cluster Canna merupakan hunian kedua berkonsep modern minimalis yang dibangun di Paramount...

Synthesis Huis perkenalkan tipe Passa mengusung keseimbangan unsur alam

PENGEMBANG PROPERTI Synthesis Development meluncurkan hunian tapak Synthesis Huis di kawasan Cijantung, Jakarta Timur. Ini adalah hunian eksklusif ini dikembangkan dengan mengedepankan keseimbangan unsur...

Konsumen tak perlu cemas, pembangunan Apartemen 45 Antasari dilanjutkan

PT INDONESIAN PARADISE PROPERTY TBK., pekan ini mengumumkan bahwa perseroan adalah pemegang saham pengendali baru, baik secara langsung maupun tidak langsung, dari PT Prospek...