24.6 C
Jakarta
Sabtu, 23 Januari, 2021
ads
Beranda Architecture & Design The Tiing Tejakula, hotel dengan desain terindah di ajang Dezeen Awards 2020

The Tiing Tejakula, hotel dengan desain terindah di ajang Dezeen Awards 2020

MESKIPUN terletak di daerah terpencil di Bali belahan utara yang jarang dikunjungi wisatawan dan harga kamarnya cuma US$43 atau tak sampai Rp650.000 per malam, The Tiing Hotel atau di online reservasi bernama The Tiing Tejakula Villas yang hanya memiliki 14 kamar dinobatkan sebagai ‘Hotel Terindah 2020’ versi Dezeen Awards 2020.

Hotel butik yang lokasinya ada di tepi pantai kawasan Tejakula, Buleleng, Bali ini, dirancang Nic Brundson, arsitek Australia yang juga menamakan hotel ini sebagai ‘a reward for the intrepid’ atau ‘hadiah untuk pemberani’. Dalam keterangannya seperti dilansir Insider, ‘hadiah’yang dimaksud Brundson adalah pemandangan laut menakjukan dan pegunungan yang Instagramable.

Kawasan Tejakula adalah kawasan minim turis di Bali yang untuk mencapainya dibutuhkan waktu 2,5 jam berkendara dari bandara di Denpasar.

Pertama kali Brundson mengunjungi Tejakuka, dia ingin hotel yang didesainnya menampilkan lanskap yang luar biasa indah. Bermain dengan bambu dam beton, dia lantas merancang tujuh ‘bilah’, terdiri dari suite tamu tingkat atas dan bawah. Kedua bilah dan jalan setapak di antara keduanya menciptakan pemandangan tunnel yang langsung menghadap ke laut dan pegunungan, sungguh fantastis.

Suite dirancang mendorong para tamu untuk bersantai dan menyegarkan pikiran. Di sini tamu dapat menikmati pemandangan dari infinity pool pribadi mereka. Selain itu, tamu juga bisa bersantai di bak mandi dengan konsep outdoor setelah seharian snorkeling dan menjelajahi air terjun terdekat.

Di The Tiing Hotel tidak ada fasilitas televisi di dalam suite tersebut, dan lampu langit-langit mengisi ruang dengan cahaya sebagai pengganti jendela setinggi mata. Idenya adalah bahwa “Anda hanya dapat benar-benar fokus untuk berada dan hadir di sana, dengan lautan di depanmu dan gunung di belakangmu,” kata Brunsdon.

Dia mendesain hotel ini sebelum pandemi virus corona (Covid-19), tetapi dia yakin hotel itu cocok digunakan sebagai tempat tetirah di masa pandemi. Ketika tamu ingin berinteraksi dengan orang lain, mereka dapat menuju ke ruang bersama seperti di kolam renang dengan ubin berwarna merah dan paviliun yoga di tepi pantai. Tapi tamu juga bisa benar-benar merasa terisolasi saat berada di dalam kamar sendiri.

Seperti dilansir dari Insider, The Tiing Hotel berhasil mendapatkan dukungan dari publik sebagai konsep hotel terbaik. Dezeen Awards yang sudah tiga kali dilaksanakan ini memberikan penghargaan pada proyek arsitektur, interior, dan desain terbaik di seluruh dunia. Ada lebih dari 62.000 orang yang memberikan dukungannya untuk seluruh kategori di ajang ini pada tahun ini. (dhp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

BERITA POPULER PEKAN INI

Paramount Land gelar promo properti di “Lunar New Year Selebration 2021”

MENGAWALI tahun 2021 dan menyambut Tahun Baru Imlek, Paramount Land kembali menghadirkan program "Lunar New Year Salebration 2021", sebuah program pilihan dengan penawaran sangat menarik...

Teknologi nanoe™ X AC Panasonic diklaim mampu hambat penyebaran virus corona

BERDASARKAN hasil verifikasi, produsen alat rumah tangga elektronik, Panasonic menegaskan bahwa Teknologi nanoe™ X yang dipakai pada produk pendingin ruangan (AC) mampu menghambat penyebaran...

Pasar perkantoran Jakarta catatkan penyerapan negatif untuk pertama kalinya

KONSULTAN PROPERTI Cushman & Wakefield Indonesia mengungkapkan untuk pertama kalinya setelah 21 tahun, pasar perkantoran CBD & Non-CBD Jakarta mengalami tingkat penyerapan negatif tahunan masing-masing...

Maestro arsitektur Bali Ida Bagus Tugur tutup usia

BALI kehilangan figur panutan seorang arsitektur terkenal, almarhum Ida Bagus Tugur . Almarhum sudah mengharumkan Bali di seantero Nusantara berpulang, Selasa ( 22/12) ....