24.6 C
Jakarta
Sabtu, 23 Januari, 2021
ads
Beranda Home Appliances Teknologi nanoe™ X AC Panasonic diklaim mampu hambat penyebaran virus corona

Teknologi nanoe™ X AC Panasonic diklaim mampu hambat penyebaran virus corona

BERDASARKAN hasil verifikasi, produsen alat rumah tangga elektronik, Panasonic menegaskan bahwa Teknologi nanoe™ X yang dipakai pada produk pendingin ruangan (AC) mampu menghambat penyebaran Virus Corona.

Teknologi nanoe™ X merupakan sistem pemurni udara revolusioner penghasil “partikel air berukuran nano” yang dikembangkan oleh Panasonic.

Teknologi ini merupakan teknologi atomisasi elektrostatis yang bersifat oksidatif dan reaktif, dengan mengumpulkan kelembapan di udara dan menerapkan tegangan tinggi ke partikel nano tersebut untuk menghasilkan “Radikal Hidroksil (OH) yang terkandung dalam air”.

Dalam pengujian teknologi nanoe™ X tersebut, lembaga penelitian Texcell telah memverifikasi bahwa Radikal Hidroksil (OH) yang dikembangkan pada teknologi nanoe™ X 99,99 persen dapat menghambat aktivitas Novel Coronavirus (SARS-CoV-2) dalam waktu dua jam.

Tomonobu Otsu, President Director PT. Panasonic Gobel Indonesia mengatakan, Panasonic memiliki komitmen untuk menghadirkan teknologi dengan kualitas tinggi yang dibutuhkan masyarakat demi kehidupan yang lebih baik, sesuai dengan tagline Panasonic “A Better Life, A Better World”.

“Novel Coronavirus (SARS-CoV-2) yang telah menyebabkan pandemi global sampai saat ini adalah salah satu jenis virus baru yang telah diuji di Texcell, dan hasil uji tersebut mengkonfirmasi bahwa nanoe™ X memiliki efek penghambatan pada Novel Coronavirus.

Pengujian ini dilakukan di lingkungan laboratorium secara tertutup, dan belum dicoba keefektifannya pada tempat terbuka.

Panasonic akan terus berupaya mengembangkan potensi dari teknologi nanoe™ X untuk mengatasi kemungkinan risiko terkait penyebaran virus berbahaya dengan tujuan menciptakan lingkungan yang sehat bagi orang-orang di seluruh dunia untuk mencapai kehidupan yang lebih baik”, ujar Tomonobu Otsu.

Daniel Suhardiman, Vice President Director PT Panasonic Manufacturing Indonesia menambahkan, Panasonic telah melakukan penelitian tentang teknologi ini selama 20 tahun terakhir sejak 1997, dan telah memverifikasi keberhasilannya di berbagai bidang, termasuk menghambat mikroorganisme patogen (bakteri, jamur, dan virus) dan alergen, memecah komponen PM 2.5 yang berdampak buruk pada tubuh manusia.

Dan pada tahun 2012, Panasonic melakukan uji pembersihan virus bersama organisasi pihak ketiga dan menyatakan keefektifan pada setiap 4 kategori dalam hal karakteristik biologis.

Berdasarkan hasil uji tersebut, Panasonic mengumumkan bahwa teknologi Radikal Hidroksil (OH) yang terkandung dalam air diharapkan memiliki efek penghambatan pada virus – virus jenis baru.

“Teknologi nanoeTM X telah disematkan di rangkaian produk penjernih udara seperti AC, Air Purifier, dan nanoe Generator, selain itu disematkan juga di Lemari Es.

Teknologi ini diharapkan dapat memberi solusi terhadap peningkatan kualitas udara bersih yang menjadi kebutuhan penting di tengah pandemik yang berkepanjangan.

“Sehingga dapat membantu masyarakat melewati masa sulit ini melalui manfaat dari teknologi nanoeTM X, yang menjadikan lingkungan dengan kualitas udara bersih dan sehat demi kehidupan yang lebih baik,” kata Daniel Suhardiman. (PIT)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

BERITA POPULER PEKAN INI

Paramount Land gelar promo properti di “Lunar New Year Selebration 2021”

MENGAWALI tahun 2021 dan menyambut Tahun Baru Imlek, Paramount Land kembali menghadirkan program "Lunar New Year Salebration 2021", sebuah program pilihan dengan penawaran sangat menarik...

Teknologi nanoe™ X AC Panasonic diklaim mampu hambat penyebaran virus corona

BERDASARKAN hasil verifikasi, produsen alat rumah tangga elektronik, Panasonic menegaskan bahwa Teknologi nanoe™ X yang dipakai pada produk pendingin ruangan (AC) mampu menghambat penyebaran...

Pasar perkantoran Jakarta catatkan penyerapan negatif untuk pertama kalinya

KONSULTAN PROPERTI Cushman & Wakefield Indonesia mengungkapkan untuk pertama kalinya setelah 21 tahun, pasar perkantoran CBD & Non-CBD Jakarta mengalami tingkat penyerapan negatif tahunan masing-masing...

Maestro arsitektur Bali Ida Bagus Tugur tutup usia

BALI kehilangan figur panutan seorang arsitektur terkenal, almarhum Ida Bagus Tugur . Almarhum sudah mengharumkan Bali di seantero Nusantara berpulang, Selasa ( 22/12) ....