25.7 C
Jakarta
Senin, 26 Juli, 2021
ads
Beranda Housing Realisasi penyaluran dana FLPP per April 2021 capai Rp3,41 triliun untuk 3.361...

Realisasi penyaluran dana FLPP per April 2021 capai Rp3,41 triliun untuk 3.361 rumah

HINGGA 9 April 2021, realisasi penyaluran FLPP tahun 2021 telah mencapai Rp3,41 triliun untuk 3.361 unit rumah. Realisasi ini sebesar 19,91% dari target penyaluran dana FLPP sebanyak 157.500 unit senilai Rp19,1 triliun tahun ini. Pemerintah meminta bank pelaksana penyalur Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) mempercepat penyaluran dalam program tersebut.

Direktur Utama Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Arief Sabaruddin mengatakan bila ternyata calon debitur tidak memenuhi kriteria bank tertentu, bank tersebut diminta segera dilepas, agar mereka dapat mencari bank lain yang bersedia menyetujui permohonan kredit pemilikan rumah (KPR) FLPP-nya. “Kami mengharapkan semua target penyaluran dana FLPP tercapai 100% pada Oktober 2021,” katanya Senin (12/4).

Hingga per 9 April 2021, realisasi penyaluran FLPP tahun 2021 telah mencapai Rp3,41 triliun untuk 3.361 unit rumah. Realisasi ini sebesar 19,91 persen dari target penyaluran dana FLPP sebanyak 157.500 unit senilai Rp19,1 triliun tahun ini. Adapun total penyaluran FLPP sejak 2010 hingga per 9 April 2021 mencapai Rp59 triliun untuk 796.216 unit rumah.

Dalam penyaluran dana FLPP ini, Arief mengingatkan agar bank pelaksana melakukan follow up terhadap calon debitur yang sudah terdaftar di Sistem Informasi KPR Bersubsidi (SiKasep) pada 2020.

“Poin ini mencapai 10 persen, jadi cukup tinggi, semakin cepat bank merespons, nilainya semakin baik. Kalau ternyata MBR [masyarakat berpenghasilan rendah] tersebut tidak sesuai dengan bank tertentu, segera dilepas, agar calon debitur tersebut bisa mencari bank lain,” katanya.

Adapun parameter yang digunakan PPDPP antara lain seberapa cepat bank pelaksana merespon antrean Sistem Informasi KPR Bersubsidi (SiKasep), kepatuhan penyampaian berkas asli untuk realisasi FLPP, sosialisasi dan edukasi, ketepatan penyaluran dana FLPP, dan tindak lanjut surat peringatan.

Parameter berikutnya adalah penyiapan stiker/plat KPR Sejahtera sesuai dengan format yang ada, perubahan data debitur, penyediaan seluruh data penyaluran dana FLPP, penyampaian data debitur aktif, penyampaian rekoning koran tepat waktu dan rekonsiliasi dan jadwal angsuran, serta pelunasan dipercepat sesuai form perjanjian kerja sama (PKS).

Dia menilai perlu dilakukan terobosan untuk sosialisasi dan edukasi FLPP oleh bank pelaksana agar lebih efektif. Menurutnya, masyarakat harus tahu nilai tambah yang mereka peroleh dengan mendapatkan bantuan pembiayaan perumahan.  “Kepedulian masyarakat harus lebih ditingkatkan untuk menghuni rumah dan mereka harus menyadari bahwa pemerintah hadir di sini,” kata Arief. (EKA)

Foto: Radar Surabaya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

BERITA POPULER PEKAN INI

Dilengkapi hotel bintang 4, Cibinong City Mall 2 ditargetkan rampung akhir 2022

PENGEMBANG Cibnong City Mall merencanakan membangun Cibinong City Mall 2 dilengkapi dengan hotel bintang 4. Proyek pengembangan mal ini direncanakan rampung akhir 2022 mendatang. Komisaris...

Masih dibayangi pandemi, BTN bukukan laba bersih Rp625 miliar di kuartal I-2021

SEPANJANG tiga bulan pertama di tahun 2021, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. kembali mencatatkan pertumbuhan positif kendati berada di bawah tekanan pandemi. Per...

BTN Lakukan terobosan berikan KPR bagi satu juta karyawan kontrak

MENDUKUNG program pemerintah di sektor perumahan, khsususnya Program Sejuta Rumah, Bank BTN melakukan terobosan dengan memberikan kredit pemilikan rumah (KPR) bagi sejuta karyawan berstatus...

Wuihhh…, Adhi Commuter akan sulap pool PPD jadi komplek hunian TOD

PT ADHI COMMUTER PROPERTI--anak usaha BUMN PT Adhi Karya (Persero) Tbk. berencana menggandeng Perum Pengangkutan Penumpang Djakarta (PPD) untuk mengembangkan properti transit oriented development...