27.8 C
Jakarta
Senin, 6 Februari, 2023
ads
Beranda Condominium Prospek apartemen sewa masih akan terus tertekan akibat stagnasi permintaan

Prospek apartemen sewa masih akan terus tertekan akibat stagnasi permintaan

COLLIERS INTERNATIONAL INDONESIA mengungkapkan prospek apartemen sewa (serviced apartment) diproyeksikan masih tertekan akibat terbatasnya permintaan di sepanjang tahun ini dan cenderung stagnan.

Menurut Ferry Salanto, Senior Associate Director Research Colliers International Indonesia, rerata tingkat hunian apartemen serviced cenderung stabil di level 56,4%. “Meskipun mulai terlihat ada pemulihan, permintaan akan tetap terbatas sepanjang tahun ini,” katanya Rabu (7/4).

Dia mengatakan karena permintaan masih terbatas, para pemilik unit yang disewakan masih fleksibel dan terbuka untuk negosiasi harga untuk mempertahankan pelanggan atau menarik penyewa baru. “Memang karena pandemi, beberapa apartemen di CBD [central business district] menurunkan harga sewa karena permintaan turun.”

Menurutnya, tingkat hunian yang turun ini menyebabkan investor tidak terlalu interest membeli apartemen lagi. Penurunan harga sewa ini juga berpengaruh pada ekspektasi return pemilik apartemen serviced juga ikut turun. “Jadi, meski apartemen kosong, service charge dan lain-lain tetap berjalan.”

Penurunan harga sewa berdampak pada ekspektasi income buyer yang juga turun dan hal itu membuat pertumbuhannya kurang baik, karena tingkat hunian dan harga sewa menentukan berapa besar imbal hasil di apartemen. Pada kuartal pertama tahun ini terdapat satu proyek apartemen serviced yang baru dibuka di area CBD Jakarta. Hingga akhir tahun diperkirakan ada lima proyek baru dengan total unit 1.189 unit yang beroperasi.

Enam apartemen tersebut yang beroperasi di tahun ini yakni Somerset Kencana Jakarta di Pondok Indah serta lima di CBD yakni Pan Pacific Serviced Suited Jakarta, Le Meredien Jakarta, Ascott Menteng Jakarta, Fraser Suites Kebon Melati, dan Citadines Sudirman. Sementara rata-rata ukuran unit pada proyek baru apartemen serviced semakin mengecil untuk menyesuaikan anggaran penyewa. Tahun lalu saja berdasarkan catatan propertytoday.id, ada 3.500-an apartemen sewa yang kosong melompong. (PIT)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

BERITA POPULER PEKAN INI

Luncurkan program Smart Move, Sinar Mas Land kasih subsidi bunga bank

propertytoday.id - Sinar Mas Land menyiapkan sejumlah stimulus untuk mengajak masyarakat tetap melirik sektor properti pada tahun ini dengan meluncurkan program national sales bertajuk...

Andi Nirwoto: New BTN Mobile, SuperApps terintegrasi pertama di sektor perumahan

propertytoday.id - Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) yang digelar Rabu (11/1) lalu menyetujui pengangkatan kembali...

BTN optimistis bisa jadi the best mortgage bank di Asia Tenggara pada 2025

propertytoday.id - Direktur Utama Bank BTN Haru Koesmahargyo mengatakan di tengah dinamika makro ekonomi nasional dan global, serta kondisi Indonesia yang masih dalam tahap...

Tiga developer ini siap bangun hunian ASN di IKN

propertytoday.id - Tiga developer properti akan membangun hunian untuk aparatur sipil negara (ASN) di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Kalimantan Timur. Ketiga investor tersebut terdiri...