25.1 C
Jakarta
Senin, 15 Agustus, 2022
ads
Beranda Office Perusahaan startup dominasi pembelian perkantoran Ciputra International

Perusahaan startup dominasi pembelian perkantoran Ciputra International

MESKIPUN pasar perkantoran di Jakarta secara umum mengalami penurunan akibat pandemi Covid-19 yang masih belum kunjung usai sampai hari ini, Ciputra Group mengklaim penjualan ruang perkantoran dan apartemen di Ciputra International selama 2020 tetap moncer. Untuk perkantoran, 50% pembelinya adalah perusahan startup.

General Manager Marketing Ciputra Group Andreas Raditya mengatakan bahwa sebelumnya konsep pemasaran daring (online) yang belum banyak dimaksimalkan saat ini jadi salah satu kunci penting dalam memasarkan unit apartemen dan perkantoran di Ciputra International.

“Salah satu keunggulan dari proyek Ciputra International adalah konsepnya yang berbeda dibanding apartemen yang ada di kawasan Puri Indah, Jakarta Barat,” ujarnya melalui siaran pers, Sabtu (27/2)

Ciputra International dikembangkan Ciputra Group di lahan seluas 7,4 hektare yang berada di kawasan Puri Indah, Jakarta Barat. Proyek yang mengintegrasikan kawasan residensial dengan komersial ini terdiri atas perkantoran, hunian (apartemen), area komersial dan nantinya juga akan ada hotel.

Baca juga: Pasar perkantoran Jakarta catatkan penyerapan negatif untuk pertama kalinya

Faktor lokasi yang strategis, kata Raditya, tentunya menjadi daya tarik bagi konsumen dan juga perusahaan skala nasional untuk menjalankan bisnisnya di Ciputra International, tak terkecuali perusahaan rintisan (startup). Mereka melihat peluang di Ciputra International dengan melihat dua hal yaitu, konsep dan lokasi.

“Apalagi untuk perusahaan rintisan atau perusahaan baru, mereka lebih memilih beli di Ciputra International dibanding harus sewa di ruko karena selain lebih murah, tapi juga efesien dan memiliki fasilitas dan tentunya lebih berkelas. Lebih dari 50% pembeli kantor kami adalah perusahaan startup,” tuturnya.

Dia mengatakan Ciputra International fokus pada pemasaran menara kedua yaitu San Fransisco yang terdiri atas unit satu kamar tidur (one bedroom) dan dua kamr tidur dengan harga mulai dari Rp1 miliaran, sedangkan unit studio yang merupakan unit terkecil sudah terjual habis.

Baca juga: Pasar Perkantoran Jakarta Diprediksi Baru Bangkit di 2022

Secara lokasi, kebutuhan hunian di kawasan Ciputra International sangat tinggi yang melahirkan potensi pasar sewa. Hal ini terjadi karena konsep Ciputra International sebagai kawasan bisnis dan perkantoran, dan produk apartemen untuk menopang aktivitasnya. Untuk memanjakan pemilik unit dalam menyewakan unitnya, ujar Raditya, Ciputra International telah menggandeng aplikasi pemasaran digital yaitu Travelio untuk memudahkan investor dalam menyewakan unit apartemennya.  “Ini tentunya akan lebih memudahkan dan profesional dalam pengelolaan sewanya, dan unit sewa akan lebih aman dan juga memiliki kepastian investasi.” (PIT)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

BERITA POPULER PEKAN INI

Sasar UMKM Sinar Mas Land luncurkan Pasar Rakyat Go Digital

propertytoday.id - Pengembang properti Sinar Mas Land tengah mengembangkan Pasar Modern BSD City khusus untuk pelaku ushaa mikro, kecil dan menengah (UMKM). Lewat program...

Kolaborasi BUMN luncurkan pembiayaan mikro perumahan syariah

propertytoday.id - PT Sarana Multigriya Finanasial (Persero) atau SMF kembali meluncurkan program kolaborasi untuk pembiayaan mikro perumahan syariah atau HOME syariah bersama PT Permodalan...

BTN dukung kebijakan sekuritisasi aset KPR untuk tekan backlog perumahan

propertytoday.id - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. terus mendukung langkah pemerintah dalam mendorong sekuritisasi aset kredit pemilikan rumah (KPR) untuk menekan backlog perumahan...

BTN sepakat berdamai dan tempuh langkah mediasi dengan satu debiturnya

propertytoday.id - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) dan Satrio Arismunandar telah melakukan mediasi terkait dengan permasalahan kredit atas nama Yuliandhini, istri Satrio....