34.8 C
Jakarta
Kamis, 2 Desember, 2021
ads
Beranda Industrial Modernland bangun Jakarta Business District, pusat bisnis premium di Timur Jakarta

Modernland bangun Jakarta Business District, pusat bisnis premium di Timur Jakarta

PT MODERNLAND REALTY TBK. meluncurkan kawasan pusat bisnis terbaru Jakarta Business District (JBD). Kawasan ini dibangun untuk mendukung pertumbuhan investasi serta merespon kebutuhan investor terhadap keberadaan pusat bisnis premium yang dinamis, fasilitas terbaik dan lokasi strategis bernilai investasi tinggi di Koridor Timur Jakarta.

“Hari ini kami secara resmi memperkenalkan kawasan Jakarta Business District di Jakarta Garden City. Selain pusat bisnis, area CBD dengan potensi kontribusi GDV (gross development value) sebesar US$2 miliar,” ujar David Iman Santosa, direktur PT Modernland Realty Tbk, di Jakarta, Jumat (22/10).

Dia mengatakan kwasan bisnis baru ini juga terintegrasi langsung dengan premium residential area, pusat perbelanjaan AEON Mall, IKEA, area komersial, pusat pendidikan serta pusat kesehatan.

Jakarta Business District dikembangkan sebagai kawasan bisnis komersial (CBD) terbaru seluas 60 hektar yang dilengkapi berbagai fasilitas kegiatan bisnis serta berada di lokasi premium township besutan PT Mitra Sindo Sukses—anak usaha PT Modernland Realty Tbk—di Jakarta Timur tersebut.

Baca juga: Modernland Cilejit tawarkan ‘studio landed home’ seharga Rp150 jutaan

Lebih lanjut dia mengatakan Jakarta Business District sebagai area central busisness distric (CBD) baru di Jakarta Timur mengambil mandat baru sebagai pusat rencana induk infrastruktur ekonomi Jakarta yang baru. Jakarta Business District memberi “huge opportunity” atau peluang emas bagi seluruh investor untuk bergabung dan menyusul kesuksesan mitra investasi kaliber internasional di Jakarta Garden City seperti Astra Land, Hongkong Land, Lotte E&C, AEON Mall, IKEA, Shell, dan lainnya.

“Karena itu, PT Modernland Realty Tbk menawarkan kesempatan terbaik kepada para investor untuk ikut mengembangkan Jakarta Garden City menjadi Global City dengan memiliki komersial investment di Jakarta Business District dan beberapa lokasi strategis lainnya,” ujar David.

Masifnya pertumbuhan iklim bisnis di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir, tak bisa dipungkiri membuat Jakarta sebagai ibukota negara mulai membutuhkan kawasan-kawasan central busisness distric (CBD) baru. Salah satu wilayah yang dinilai layak untuk menopang kawasan pengembangan CBD baru tersebut adalah area Koridor Timur Jakarta, mengingat kawasan ini memiliki fasilitas infrastruktur yang mumpuni serta cadangan lahan yang sangat memungkinkan untuk pengembangan kawasan pusat bisnis.

Koridor timur Jakarta yang terintegrasi mulai dari Jakarta Timur, Bekasi, Cikarang, Karawang, hingga Purwakarta saat ini menjadi primadona bagi pertumbuhan bisnis properti di wilayah greater Jakarta. Hal ini tak terlepas dari kuatnya economic base di koridor tersebut serta gencarnya pembangunan infrastruktur yang mengelilinginya, antara lain: Kereta Cepat Jakarta – Bandung, Pelabuhan Patimban, Bandara Internasional Kertajati, APM Monorail, Tol Jakarta-Cikampek Elevated, dan LRT Cawang-Bekasi Timur-Cikarang.

Baca juga: Modernland Realty lengkapi Cleon Park Apartment dengan berbagai fasilitas

Kereta Cepat Jakarta – Bandung, misalnya. Dengan trase sepanjang 142,3 km yang terbentang dari Jakarta, Bekasi, Karawang hingga Bandung, beroperasinya proyek dengan nilai investasi sebesar Rp114,24 triliun ini diyakini akan memunculkan titik-titik ekonomi baru dan mengangkat sektor pariwisata pada kawasan yang dilalui.

Potensi yang sama juga berlaku untuk proyek Pelabuhan Patimban dengan nilai investasi sebesar Rp43 triliun, Bandara Internasional Kertajati senilai Rp2,6 triliun, Tol Jakarta-Cikampek Elevated senilai Rp14,69 triliun triliun, serta LRT Cawang-Bekasi Timur-Cikarang dengan nilai investasi sebesar Rp29,9 triliun.

Tak hanya berdampak pada perekonomian masyarakat, pembangunan infrastruktur juga akan mengerek harga lahan dan properti di koridor timur Jakarta. Hal tersebut karena keberadaan infrastruktur akan mendorong terbukanya aksesibilitas dan mendorong kenaikan harga tanah dan properti dengan rerata sebesar 15% sampai dengan 20% per tahun untuk jangka panjang. (PIT)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

BERITA POPULER PEKAN INI

Kebijakan bebas karantina dibuka, Crown Group tawarkan 2 proyek prestisius

propertytoday.id - MENYUSUL DIBUKANYA kebijakan perjalanan bebas karantina, pengembang properti berbasis di Australia, Crown Group, memperkenalkan koleksi proyek terbarunya Griya Tawang Sydney Mastery dan...

Bank BTN siapkan pembiayaan 2022 untuk terciptanya ekosistem perumahan

propertytoday.id - MULAI MENGGELIATNYA perekonomian nasional pasca suksesnya program vaksinasi nasional Covid 19 mendorong para pemain di sektor perumahan menyiapkan berbagai strategi untuk memenuhi...

Walau pandemi, penyewa kawasan komersial Jababeka Residence terus meningkat

propertytoday.id - MESKIPUN DI AWAL 2021 pemerintah memberlakukan PSBB dan PPKM sebagai akibat kasus harian Covid 19 yang makin mengkhawatirkan, minat pelaku bisnis untuk...

Penjualan tahap pertama Synthesis Huis ditargetkan minimal Rp500 miliar

propertytoday.id - PT Synthesis Karya Pratama (Synthesis Development) menggelar kegiatan groundbreaking proyek landed house terbarunya, Synthesis Huis. Mandrowo Sapto, Managing Director Synthesis Development mengungkapkan, setelah...