24.6 C
Jakarta
Senin, 26 Juli, 2021
ads
Beranda Housing Lippo kantongi 85% penjualan Cendana Icon di Lippo Village Karawaci

Lippo kantongi 85% penjualan Cendana Icon di Lippo Village Karawaci

LIPPO GROUP berhasil mengantongi 85% penjualan produk terbarunya, Klaster Cendana Icon di Lippo Village Karawaci, mega klaster seluas 70 ha di dalam kawasan Lippo Karawaci (1.300 ha), Tangerang, Banten. Pada acara launching yang dilakukan akhir pekan lalu,

Acara peluncuran pada akhir pekan lalu itu berhasil menjual rumah hingga 85 persen dari 700 unit lebih rumah dua lantai yang dipasarkan. “Ini menjadi kesuksesan ketiga kami, bisa memasarkan produk rumah tapak yang direspon sangat baik oleh masyarakat. Sebelumnya kami meluncurkan Cendana Homes dan Cendana Peak pada Juli dan September 2020, Cendana Icon menjadi kesuksesan pertama di awal 2021 dan saat situasi pandemi Covid-19,” ujar Rudy Halim, Chief Operating Officer PT Lippo Karawaci Tbk, dalam siaran pers yang diterbitkan, Selasa (9/3).

Sama seperti dua produk sebelumnya, konsumen Cendana Icon ini juga didominasi oleh anak muda milenial yang masih single atau orang tua yang membelikan rumah untuk anaknya. Produk yang ditawarkan rumah kompak dengan tipe 55/60, 68/82,5, 98/97,5 dan tipe yang sama posisi di hook. Developer mematok harga mulai Rp599 juta.

Desain, konsep, fasilitas, lokasi, hingga pola cara bayar semuanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan milenial yang simpel namun tetap mengusung tampilan yang elegan. Cendana Icon juga berada di kawasan CBD Lippo Karawaci yang dikelilingi kamudahan akses ke Kota Jakarta, Bandara Soekarno Hatta, Serpong, maupun ke arah Banten.

Menurut Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch (IPW) Ali Tranghanda, produk dengan konsep dan lokasi seperti ini wajar disukai milenial karena berdasarkan riset IPW memang terjadi lonjakan permintaan hunian khususnya untuk produk dan lokasi seperti yang ditawarkan Lippo Karawaci.

“Pencarian produk seperti ini di wilayah Tangerang dan sekitarnya meningkat hingga dua kali lipat. Karena itu Lippo Karawaci cukup jeli menghadirkan produk dengan range harga Rp600 juta hingga di bawah Rp1 miliar yang pasarnya memang besar, makanya wajar kalau produk ini bisa diserap pasar dengan cepat,” imbuhnya.

Beberapa pengembangan ke depan, kawasan ini juga dikonsep sebagai area transit oriented development (TOD) karena menawarkan kemudahan akses transportasi bagi penguhuni. Kawasannya juga telah dilengkapi berbagai fasilitas seperti Sekolah Dian Harapan (SDH), pusat bisnis dan perkantoran Cyber Park dan Pinangsia Office Park, pusat belanja dan entertainment, Rumah Sakit Siloam, fasilitas olahraga dan hospitality, dan sebagainya. (EKA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

BERITA POPULER PEKAN INI

Dilengkapi hotel bintang 4, Cibinong City Mall 2 ditargetkan rampung akhir 2022

PENGEMBANG Cibnong City Mall merencanakan membangun Cibinong City Mall 2 dilengkapi dengan hotel bintang 4. Proyek pengembangan mal ini direncanakan rampung akhir 2022 mendatang. Komisaris...

Masih dibayangi pandemi, BTN bukukan laba bersih Rp625 miliar di kuartal I-2021

SEPANJANG tiga bulan pertama di tahun 2021, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. kembali mencatatkan pertumbuhan positif kendati berada di bawah tekanan pandemi. Per...

BTN Lakukan terobosan berikan KPR bagi satu juta karyawan kontrak

MENDUKUNG program pemerintah di sektor perumahan, khsususnya Program Sejuta Rumah, Bank BTN melakukan terobosan dengan memberikan kredit pemilikan rumah (KPR) bagi sejuta karyawan berstatus...

Wuihhh…, Adhi Commuter akan sulap pool PPD jadi komplek hunian TOD

PT ADHI COMMUTER PROPERTI--anak usaha BUMN PT Adhi Karya (Persero) Tbk. berencana menggandeng Perum Pengangkutan Penumpang Djakarta (PPD) untuk mengembangkan properti transit oriented development...