24 C
Jakarta
Kamis, 5 Agustus, 2021
ads
Beranda Hotel, Resort & Villas Hotel bujet sampai bintang lima kini banyak dilego di marketplace

Hotel bujet sampai bintang lima kini banyak dilego di marketplace

PANDEMI Covid-19 ini memang benar-benar berabe. Hampir semua pebisnis dibuatnya kerepotan. Jungkir balik, melintir, kejang-kejang dan putus asa. Tak terkecuali pebisnis hotel. Bukan hanya pebisnis hotel kelas bujet atau melati. Pebisnis hotel kelas bintang lima juga dibuat kelimpungan. Okupansi yang amat imut, rata-rata di bawah 40% dan overhead cost yang membumbung, sama sekali tak menutup operasional hotel. Para hotel owner pun ramai-ramai melego hotelnya di marketplace, yang paling banyak di OLX.

Salah satu hotel yang dilego pemiliknya adalah Hotel Goodrich di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Hotel ini dibanderol dengan harga Rp26,8 miliar. Ada lagi Hotel Ibis Budget Jakarta, Tanah Abang, Jakarta Pusat, dijual Rp85 miliar. Lalu ada hotel bintang lima The Dharmawangsa Hotel yang ditawarkan Rp1,8 triliun. Lemudian, Hotel Le Meridien di kawasan CBD Jakarta, tepatnya di Jl. Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat. Hotel Le Meridien dibanderol seharga Rp2,7 triliun dan masih banyak lagi hotel lain yang dijual di marketplace.

Pertengahan 2020, mengutip riset Coldwell Banker, okupansi rata-rata hotel di Jakarta tak mampu menyentuh angka 50%, atau hanya di level 48,9%. Puncaknya terjadi pada libur Natal dan Tahun Baru, di mana Pemprov DKI Jakarta melarang perayaan malam pergantian tahun di hotel-hotel, rata-rata okupansi hotel cuma di angka 10% berdasarkan data yang dikeluarkan Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) Jakarta. Padahal tahun-tahun sebelumnya, Anda akan kesulitan mendapatkan kamar hotel di Jakarta kalau tidak melakukan booking jauh-jauh hari.

Kondisi inilah yang membuat pemilik dan pengelola hotel yang sudah ‘sesak nafas’ semakin sempoyongan. Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia ( PHRI) Jakarta Sutrisno seperti dikutip laman kompas.com, mengatakan, fenomena menjual hotel memang terjadi di Jakarta. Fenomena menjual hotel diperparah dengan adanya pandemi Covid-19.

“Jual hotel itu sebelum pandemi Covid-19 sudah ada. Akibat pandemi, itu lebih banyak yang jual hotel. Kalau dilihat di iklan-iklan online itu banyak sekali, sudah banyak di Jakarta,” kata Sutrisno.

Dia mengatakan, penjualan hotel-hotel di Jakarta saat pandemi Covid-19 dilakukan agar menghindari kerugian. Pasalnya, biaya operasional hotel dan pembayaran kredit terus berjalan. “Kalau telat bayar kredit, dendanya akan menumpuk. Jadi harus dijual, kecuali ada investor mau nutup dulu cicilan. Semakin hari kalau tidak dibayar kreditnya kan semakin menumpuk,” tambah Sutrisno.

Sutrisno menyebutkan, pemilik hotel akan berdarah-darah jika meneruskan usaha perhotelan apabila sudah tak bisa membayar cicilan kredit. Pilihan menjual hotel lebih baik diambil dibandingkan semakin merugi.

Optimisme di 2021

Harus diakui bahwa bisnis perhotelan di Jakarta, juga beberapa kota lainnya seperti Surabaya, babak belur sepanjang 2020. Kondisi tahun lalu, menurut Senior Associate Director Research Colliers International Indonesia Ferry Salanto, diperparah oleh pandemi Covid-19 dan adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Selama setahun hanya ada 2 hotel baru yang masuk, yaitu Aloft TB Simatupang dan Harris Puri Mansion.

Tapi dia yakin dam berharap pada pertengahan tahun 2021 kinerja hotel di Jakarta mulai membaik. “Saat ini sudah mulai ada kegiatan di hotel, namun belum bisa dikatakan kembali normal seperti semula. Government masih menjadi pasar terbesar bagi hotel di Jakarta. Diharapkan pertengahan tahun ini sudah kembali membaik,” kata Ferry Salanto, belum lama ini.

Optimisme serupa juga dilontarkan Managing Director of PT Cushman & Wakefield Indonesia Lini Djafar yang mengatakan meskipun masih terjadi peningkatan kasus Covid-19, kinerja bisnis hotel secara bertahap mulai membaik pada akhir tahun 2020 dan diperkirakan terus berlanjut hingga tahun 2021.

“Perbaikan bisnis hotel secara bertahap mulai terlihat pada akhir tahun 2020 meskipun terjadi peningkatan kasus Covid-19 yang terkonfirmasi. Pelaku bisnis perhotelan melihat perbaikan pasar akan terus berlanjut hingga tahun 2021,” katanya.

Membeli hotel di saat pandemi

Lantas yang menjadi pertanyaan, apakah timing-nya pas membeli hotel di saat pandemi sekarang ini? Apalagi, berdasarkan data seperti dilansir Leads Property Indonesia, sektor perhotelan di Jakarta selama 2021 akan mendapat tambahan kamar dengan jumlah yang signifikan akibat penundaan agenda launching akibat pandemi dan baru akan dilakukan di 2021, a.l. penundaan pembukaan tahun ini termasuk Hotel Park Hyatt Jakarta dan Hotel Sutasoma.

Hingga saat ini, jumlah hotel di Jakarta sebanyak 309 properti dan diprediksi akan bertambah menjadi 329 hotel atau naik 6,47% pada tahun 2021. Sementara itu, jumlah kamar mencapai 54.195 unit yang akan berubah 8,19 persen menjadi 58.635 unit tahun 2021.

Dengan penambahan hotel baru di Jakarta dan pandemi Covid 19 yang masih terus membayangi selama 2021 ini, bisa dipastikan persaingan antarhotel di Jakarta akan semakin sengit. Hanya hotel-hotel yang dapat beradaptasi dengan kebiasaan barulah yang dapat bertahan.

Mungkin, membeli hotel di masa pandemi Anda bisa mendapat harga yang ‘agak miring’ langsung dari owner yang sedang pusing. Tapi mengoperasikan sebuah hotel, apalagi bintang lima dan apalagi Anda tidak punya pengalaman di bisnis hospitality, bukan perkara mudah. Apalagi di masa sulit seperti sekarang ini. Bisa-bisa giliran Anda yang pusing dan pailit. (Deddy H. Pakpahan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

BERITA POPULER PEKAN INI

Tawarkan rumah di bawah Rp2 miliar, Synthesis Huis usung konsep ‘biophilic homes’

SYNTHESIS DEVELOPMENT menghadirkan Synthesis Huis, produk hunian tapak (landed house) yang mengusung konsep "biophilic homes" dengan balutan gaya Skandinavia. Selain mengunggulkan konsep biophilic homes,...

Dilengkapi hotel bintang 4, Cibinong City Mall 2 ditargetkan rampung akhir 2022

PENGEMBANG Cibnong City Mall merencanakan membangun Cibinong City Mall 2 dilengkapi dengan hotel bintang 4. Proyek pengembangan mal ini direncanakan rampung akhir 2022 mendatang. Komisaris...

Masih dibayangi pandemi, BTN bukukan laba bersih Rp625 miliar di kuartal I-2021

SEPANJANG tiga bulan pertama di tahun 2021, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. kembali mencatatkan pertumbuhan positif kendati berada di bawah tekanan pandemi. Per...

BTN Lakukan terobosan berikan KPR bagi satu juta karyawan kontrak

MENDUKUNG program pemerintah di sektor perumahan, khsususnya Program Sejuta Rumah, Bank BTN melakukan terobosan dengan memberikan kredit pemilikan rumah (KPR) bagi sejuta karyawan berstatus...