34.8 C
Jakarta
Kamis, 2 Desember, 2021
ads
Beranda Financing & Mortgage Dukung pembiayaan perumahan, BP Tapera luncurkan kontrak investasi Rp690 miliar

Dukung pembiayaan perumahan, BP Tapera luncurkan kontrak investasi Rp690 miliar

BADAN PENGELOLA Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera), sejalan dengan usaha mendukung pembiayaan perumahan di Indonesia, meluncurkan Kontrak Investasi Kolektif (KIK) Pemupukan Dana Tapera Pasar Uang. Ini merupakan langkah awal pengelolaan dana tabungan perumahan rakyat melalui pasar modal.

Komisioner BP Tapera Adi Santoso mengatakan, pengelolaan dana pembukaan melalui KIK ini bertujuan untuk meningkatkan nilai serta menjaga likuiditas BP Tapera guna mendukung pembiayaan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

“Ke depan BP Tapera akan meluncukan KIK pendapatan tetap tanpa penjualan kembali sebesar Rp1,3 triliun dan KIK pendapatan tetap sebesar Rp750 miliar,” ujarnya di Jakarta, Selasa (26/10).

Pembentukan KIK mengacu pada Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2016 tentang Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera, dan PP 25 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Tapera. Berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 66 Tahun 2020, KIK Pemupukan Dana Tapera merupakan suatu produk baru di pasar modal yang diperuntukan khusus bagi pengelolaan investasi pemupukan Dana Tapera.

Adapun KIK Pemupukan Dana Tapera melalui instrumen investasi pasar uang senilai Rp690 miliar. BP Tapera telah menunjuk tujuh manajer investasi untuk mengelola KIK, antara lain PT BNI Asset Management, PT Bahana TCW Investment Management, PT Batavia Aset Management, PT Danareksa Investment Management, PT Mandiri Management Investasi, PT Manulife Asset Management dan PT Schroder Invesment Management serta satu bank kustodian PT Bank Rakyat Indonesia.

KIK Pasar Uang dan KIK pendapatan tetap tanpa penjualan kembali berfungsi sebagai proteksi likuiditas dengan perkiraan komposisi mencapai 72,7% dari Dana Pemupukan. Kemudian KIK pendapatan tetap akan berfungsi sebagai peningkatan nilai dengan proyeksi 27,3% terhadap Dana Pempukan.

Total dana pemupukan yang dialokasikan untuk tahap-tahap berikutnya sekitar Rp3,6 triliun atau 39,2% dari total Dana Tapera dari pengalihan Dana Bapertarum. (PIT)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

BERITA POPULER PEKAN INI

Kebijakan bebas karantina dibuka, Crown Group tawarkan 2 proyek prestisius

propertytoday.id - MENYUSUL DIBUKANYA kebijakan perjalanan bebas karantina, pengembang properti berbasis di Australia, Crown Group, memperkenalkan koleksi proyek terbarunya Griya Tawang Sydney Mastery dan...

Bank BTN siapkan pembiayaan 2022 untuk terciptanya ekosistem perumahan

propertytoday.id - MULAI MENGGELIATNYA perekonomian nasional pasca suksesnya program vaksinasi nasional Covid 19 mendorong para pemain di sektor perumahan menyiapkan berbagai strategi untuk memenuhi...

Walau pandemi, penyewa kawasan komersial Jababeka Residence terus meningkat

propertytoday.id - MESKIPUN DI AWAL 2021 pemerintah memberlakukan PSBB dan PPKM sebagai akibat kasus harian Covid 19 yang makin mengkhawatirkan, minat pelaku bisnis untuk...

Penjualan tahap pertama Synthesis Huis ditargetkan minimal Rp500 miliar

propertytoday.id - PT Synthesis Karya Pratama (Synthesis Development) menggelar kegiatan groundbreaking proyek landed house terbarunya, Synthesis Huis. Mandrowo Sapto, Managing Director Synthesis Development mengungkapkan, setelah...