25.1 C
Jakarta
Senin, 15 Agustus, 2022
ads
Beranda Industrial Banyak perusahaan akan lakukan ekspansi membangun kawasan industri

Banyak perusahaan akan lakukan ekspansi membangun kawasan industri

COLLIERS INDONESIA mencatat ada beberapa perusahaan yang berencana melakukan ekspansi, kawasan industri yang berada di luar Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi) atau pulau Jawa memiliki peluang yang cukup baik.

Senior Associate Director Research Colliers International Indonesia Ferry Salanto mengataan selain Kawasan Industri Terpadu Batang yang menjadi salah satu tujuan investasi primadona saat ini, ada beberapa kawasan industri lain yang akan segera tersedia untuk dipasarkan. Demikian juga beberapa area lahan yang berpotensi dibebaskan dan dialihkan fungsinya menjadi kawasan industri.

Namun, kata dia, pengembang perlu memastikan semua izin sudah siap, karena dengan masuknya investor ke pasar, harus ada perbaikan yang nyata di area ini. Pengembang perlu memastikan bahwa persiapan juga mencakup sudah dikeluarkannya izin AMDAL dan izin pengembangan kawasan industri, pembangunan infrastruktur dan fasilitas telah dimulai, jalur listrik telah ditentukan, kebutuhan fasilitas WTP (Water Treatment Plant) dan IPAL (Waste Water Treatment Plant) sudah jelas, berapa banyak lahan yang nantinya akan diolah, dan masih banyak lagi. “Masalah ini penting untuk ditangani agar investor dapat merasa percaya diri dalam mengambil keputusan,” katanya dalam keterangan tertulis.

Baca juga: 127 Kawasan industri siap sambut relokasi pabrik investor global

Sebelumnya Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), menyebut, sebanyak 16 perusahaan asing berencana merelokasi investasinya ke Indonesia. Menyikapi hal tersebut, pengembang kawasan industri di Indonesia, terutama kawasan industri di luar Jabodetabek, saat ini sedang dalam tahap peningkatan kesiapan. Pasalnya, berapapun besarnya investasi yang akan masuk ke Indonesia, hal yang terpenting adalah ketersediaan lahan.

Dengan perkembangan kawasan industri saat ini yang menghadirkan cukup banyak pilihan. Penting bagi investor untuk memiliki pengetahuan yang baik dalam menentukan di mana mereka ingin membangun pabrik, gudang, dan lain-lain. “Perkembangan infrastruktur pemerintah yang cukup besar saat ini juga membuka peluang bagi investor untuk melakukan ekspansi ke berbagai daerah di Indonesia,” kata Ferry.

Di sisi lain, selain investor baru, investor asing maupun domestik seperti yang berasal dari sektor consumer goods juga mulai merapat dan memperluas pabriknya.  “Namun, hal ini mungkin tidak akan terjadi dalam waktu dekat, karena faktor ketidakpastian secara global saat ini, dan juga kesiapan infrastruktur yang ada. Untuk saat ini, tampaknya kawasan industri yang ada masih menjadi fokus perluasan, ditambah dengan kawasan di sekitar Patimban, Batang atau bahkan Kendal, Semarang.”

Kendati demikian, strategi investasi yang direncanakan oleh Pemerintah juga secara jelas mengacu pada perluasan kawasan industri ke depannya. Kondisi sektor industri dan logistik tahun ini diproyeksikan lebih baik dibandingkan tahun lalu, meski peningkatannya tidak terlalu signifikan.

Baca juga: Pembangunan kawasan industri harus sejalan dengan tata ruang

“Masuknya industri-industri baru seperti kendaraan listrik dan baterai menunjukkan peluang besar bagi kawasan industri di Indonesia untuk menyambut berbagai jenis industri lainnya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ferry mengatakan, pilihan kawasan industri beragam, tetapi tidak semuanya sesuai. Untuk itu, diperlukan analisis mendalam untuk menilai kawasan tersebut. Terlepas dari apakah ini industri baru atau bukan, pemilihan lokasi penting dilakukan, dan beberapa area sedang disiapkan oleh pemerintah dan juga pihak swasta.

Selain kesiapan khusus untuk industri baru, ada persiapan lain, seperti keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Kendal, kemudian sekitar Patimban dan beberapa daerah lainnya. Ada juga potensi bagi industri tertentu yang memasuki Kawasan ekonomi khusus untuk mendapatkan tax holiday. Masuknya kendaraan listrik dan baterai ke pasar juga akan menjadi bintang baru bagi sektor industri dan logistik di Indonesia. Namun, barang konsumsi dan e-commerce akan terus meluas, dan juga data center serta fasilitas cold storage masih tetap berkembang, seperti halnya berbagai industri lainnya. (PIT)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

BERITA POPULER PEKAN INI

Sasar UMKM Sinar Mas Land luncurkan Pasar Rakyat Go Digital

propertytoday.id - Pengembang properti Sinar Mas Land tengah mengembangkan Pasar Modern BSD City khusus untuk pelaku ushaa mikro, kecil dan menengah (UMKM). Lewat program...

Kolaborasi BUMN luncurkan pembiayaan mikro perumahan syariah

propertytoday.id - PT Sarana Multigriya Finanasial (Persero) atau SMF kembali meluncurkan program kolaborasi untuk pembiayaan mikro perumahan syariah atau HOME syariah bersama PT Permodalan...

BTN dukung kebijakan sekuritisasi aset KPR untuk tekan backlog perumahan

propertytoday.id - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. terus mendukung langkah pemerintah dalam mendorong sekuritisasi aset kredit pemilikan rumah (KPR) untuk menekan backlog perumahan...

BTN sepakat berdamai dan tempuh langkah mediasi dengan satu debiturnya

propertytoday.id - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) dan Satrio Arismunandar telah melakukan mediasi terkait dengan permasalahan kredit atas nama Yuliandhini, istri Satrio....