28 C
Jakarta
Rabu, 3 Maret, 2021
ads
Beranda Industrial Banyak perusahaan akan lakukan ekspansi membangun kawasan industri

Banyak perusahaan akan lakukan ekspansi membangun kawasan industri

COLLIERS INDONESIA mencatat ada beberapa perusahaan yang berencana melakukan ekspansi, kawasan industri yang berada di luar Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi) atau pulau Jawa memiliki peluang yang cukup baik.

Senior Associate Director Research Colliers International Indonesia Ferry Salanto mengataan selain Kawasan Industri Terpadu Batang yang menjadi salah satu tujuan investasi primadona saat ini, ada beberapa kawasan industri lain yang akan segera tersedia untuk dipasarkan. Demikian juga beberapa area lahan yang berpotensi dibebaskan dan dialihkan fungsinya menjadi kawasan industri.

Namun, kata dia, pengembang perlu memastikan semua izin sudah siap, karena dengan masuknya investor ke pasar, harus ada perbaikan yang nyata di area ini. Pengembang perlu memastikan bahwa persiapan juga mencakup sudah dikeluarkannya izin AMDAL dan izin pengembangan kawasan industri, pembangunan infrastruktur dan fasilitas telah dimulai, jalur listrik telah ditentukan, kebutuhan fasilitas WTP (Water Treatment Plant) dan IPAL (Waste Water Treatment Plant) sudah jelas, berapa banyak lahan yang nantinya akan diolah, dan masih banyak lagi. “Masalah ini penting untuk ditangani agar investor dapat merasa percaya diri dalam mengambil keputusan,” katanya dalam keterangan tertulis.

Baca juga: 127 Kawasan industri siap sambut relokasi pabrik investor global

Sebelumnya Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), menyebut, sebanyak 16 perusahaan asing berencana merelokasi investasinya ke Indonesia. Menyikapi hal tersebut, pengembang kawasan industri di Indonesia, terutama kawasan industri di luar Jabodetabek, saat ini sedang dalam tahap peningkatan kesiapan. Pasalnya, berapapun besarnya investasi yang akan masuk ke Indonesia, hal yang terpenting adalah ketersediaan lahan.

Dengan perkembangan kawasan industri saat ini yang menghadirkan cukup banyak pilihan. Penting bagi investor untuk memiliki pengetahuan yang baik dalam menentukan di mana mereka ingin membangun pabrik, gudang, dan lain-lain. “Perkembangan infrastruktur pemerintah yang cukup besar saat ini juga membuka peluang bagi investor untuk melakukan ekspansi ke berbagai daerah di Indonesia,” kata Ferry.

Di sisi lain, selain investor baru, investor asing maupun domestik seperti yang berasal dari sektor consumer goods juga mulai merapat dan memperluas pabriknya.  “Namun, hal ini mungkin tidak akan terjadi dalam waktu dekat, karena faktor ketidakpastian secara global saat ini, dan juga kesiapan infrastruktur yang ada. Untuk saat ini, tampaknya kawasan industri yang ada masih menjadi fokus perluasan, ditambah dengan kawasan di sekitar Patimban, Batang atau bahkan Kendal, Semarang.”

Kendati demikian, strategi investasi yang direncanakan oleh Pemerintah juga secara jelas mengacu pada perluasan kawasan industri ke depannya. Kondisi sektor industri dan logistik tahun ini diproyeksikan lebih baik dibandingkan tahun lalu, meski peningkatannya tidak terlalu signifikan.

Baca juga: Pembangunan kawasan industri harus sejalan dengan tata ruang

“Masuknya industri-industri baru seperti kendaraan listrik dan baterai menunjukkan peluang besar bagi kawasan industri di Indonesia untuk menyambut berbagai jenis industri lainnya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ferry mengatakan, pilihan kawasan industri beragam, tetapi tidak semuanya sesuai. Untuk itu, diperlukan analisis mendalam untuk menilai kawasan tersebut. Terlepas dari apakah ini industri baru atau bukan, pemilihan lokasi penting dilakukan, dan beberapa area sedang disiapkan oleh pemerintah dan juga pihak swasta.

Selain kesiapan khusus untuk industri baru, ada persiapan lain, seperti keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Kendal, kemudian sekitar Patimban dan beberapa daerah lainnya. Ada juga potensi bagi industri tertentu yang memasuki Kawasan ekonomi khusus untuk mendapatkan tax holiday. Masuknya kendaraan listrik dan baterai ke pasar juga akan menjadi bintang baru bagi sektor industri dan logistik di Indonesia. Namun, barang konsumsi dan e-commerce akan terus meluas, dan juga data center serta fasilitas cold storage masih tetap berkembang, seperti halnya berbagai industri lainnya. (PIT)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

BERITA POPULER PEKAN INI

LRT City Cibubur besutan Adhi Commuter Properti, padukan konsep TOD dengan alam

MENDUKUNG konsep pengembangan Transit Oriented Development (TOD) dengan alam, PT Adhi Commuter Properti (ACP) meluncurkan hunian vertikal LRT City Cibubur. Mengusung konsep alam di...

Citramas Group dan Sinar Mas Land garap digital hub Nongsa D-Town

CITRAMAS GROUP dan dan Sinar Mas Land melalui perusahaan konsorsium PT Citra Sinar Global membangun proyek bertajuk Nongsa D-Town di Pulau Batam. Area tersebut...

Muse @Alesha Pool Villa, hunian tapak di BSD City berkonsep resor

KELOMPOK usaha Sinar Mas Land (SML) kembali memperkenalkan hunian terbarunya Muse @Alesha Pool Villa di Kawasan Vanya Park BSD City, hunian tapak dengan konsep...

60 Investor asing digadang-gadang minat masuk ke Subang Smartpolitan

PENGEMBANG dan pengelola Subang Smartpolitan, PT Suryacipta Swadaya (Suryacipta)—anak usaha PT Surya Semesta Internusa, Tbk—mengklaim sedikitnya 60 investor dari mancanegera berminat masuk ke kawasan...