27 C
Jakarta
Selasa, 19 Oktober, 2021
ads
Beranda Architecture & Design Arsya House karya arsitek Indonesia masuk nominasi "Building of the Year 2021"

Arsya House karya arsitek Indonesia masuk nominasi “Building of the Year 2021”

ARSYA HOUSE merupakan representasi dari pemilik rumah yang berlokasi di Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Situs seluas 40 m2 ini terletak di kompleks perumahan keluarga. Fungsi utama rumah ini adalah untuk menampung keluarga kecil dengan dua anak. Meski bujet terbatas dan tapak tapak sempit, pendekatan dalam mendesain rumah ini adalah merespon iklim dan beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya, seperti mengaplikasikan atap planar sederhana. Inilah yang menjadi keunggulan Arsya House sehingga dinominasikan sebagai “Building of the Year 2021” kategori rumah oleh ArchDaily.

“Sekarang masih tahap nominasi, perlu voting. Tapi masuk nominasi pun sudah luar biasa. Arsya House masih harus bersaing dengan proyek-proyek rumah lainnya dari 82 negara,” ujar Ren Katili arsitek yang bersama dengan Riri Yakub merancang Arsya House.

Dia. seperti dikutip ArchDaily mengatakan, konfigurasi tata letak dibuat sempit dan tidak terikat pada batas situs. Situs eksisting yang telah tertimbun tanah dimanfaatkan untuk membuat batas spasial untuk menjaga ketinggian rumah dengan lingkungan sekitar. Denah permukaan tanah dirancang dengan geometri melingkar untuk menciptakan pengalaman spasial.

Ruang ini berfungsi sebagai dapur dan teras untuk menyambut tamu. Tingkat atas mengikuti kisi-kisi yang dibentuk oleh permukaan tanah dengan tambahan kantilever untuk memperluas ruang untuk kamar tidur utama. Untuk memaksimalkan ruang, loteng dimanfaatkan sebagai kamar tidur anak.

Mengetahui terbatasnya ruang situs, struktur rumah menggunakan baja dan cor beton pra-dibuat untuk menghindari pengecoran di tempat. Batas spasial di permukaan tanah menggunakan wire mesh, sedangkan di tingkat atas menggunakan jalusi jendela untuk mengontrol aliran udara alami. Atapnya menggunakan fiber semen dengan lapisan rotan sintetis untuk meredam panas. Proyek ini kemudian difungsikan sebagai kantor kecil.

Rumah mungil Arsya House dibangun dengan desain rumah panggung di tengah-tengah kawasan padat penduduk di Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Biasanya di perkotaan jarang sekali ada rumah yang didesain dengan gaya tersebut. Living space rumah mungil ini terletak di lantai atas berisi ruang keluarga, kamar mandi, dan ruang tidur utama. Sedangkan servis area diletakkan di lantai bawah berisi ruang pantry, kamar makan dan area cuci jemur. Rumah ini juga punya lantai mezanin/attic yang bisa difungsikan sebagai kamar tidur anak. (EKA)

Foto: ArchDaily

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

BERITA POPULER PEKAN INI

Drive-thru OneSmile Apps mudahkan pengurusan kebutuhan pelanggan BSD City

SINAR MAS LAND Customer Care menghadirkan layanan baru yakni Sinar Mas Land Drive-Thru Service. Layanan tersebut khusus untuk pelanggan di BSD City. Layanan ini...

Paramount Land luncurkan Canna, cluster di Paramount Petals seharga Rp750 jutaan

PARAMOUNT LAND kembali memperkenalkan cluster perumahan terbarunya. Cluster perumahan yang diberi nama Cluster Canna merupakan hunian kedua berkonsep modern minimalis yang dibangun di Paramount...

Synthesis Huis perkenalkan tipe Passa mengusung keseimbangan unsur alam

PENGEMBANG PROPERTI Synthesis Development meluncurkan hunian tapak Synthesis Huis di kawasan Cijantung, Jakarta Timur. Ini adalah hunian eksklusif ini dikembangkan dengan mengedepankan keseimbangan unsur...

Konsumen tak perlu cemas, pembangunan Apartemen 45 Antasari dilanjutkan

PT INDONESIAN PARADISE PROPERTY TBK., pekan ini mengumumkan bahwa perseroan adalah pemegang saham pengendali baru, baik secara langsung maupun tidak langsung, dari PT Prospek...