28 C
Jakarta
Rabu, 3 Maret, 2021
ads
Beranda Architecture & Design Arsya House karya arsitek Indonesia masuk nominasi "Building of the Year 2021"

Arsya House karya arsitek Indonesia masuk nominasi “Building of the Year 2021”

ARSYA HOUSE merupakan representasi dari pemilik rumah yang berlokasi di Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Situs seluas 40 m2 ini terletak di kompleks perumahan keluarga. Fungsi utama rumah ini adalah untuk menampung keluarga kecil dengan dua anak. Meski bujet terbatas dan tapak tapak sempit, pendekatan dalam mendesain rumah ini adalah merespon iklim dan beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya, seperti mengaplikasikan atap planar sederhana. Inilah yang menjadi keunggulan Arsya House sehingga dinominasikan sebagai “Building of the Year 2021” kategori rumah oleh ArchDaily.

“Sekarang masih tahap nominasi, perlu voting. Tapi masuk nominasi pun sudah luar biasa. Arsya House masih harus bersaing dengan proyek-proyek rumah lainnya dari 82 negara,” ujar Ren Katili arsitek yang bersama dengan Riri Yakub merancang Arsya House.

Dia. seperti dikutip ArchDaily mengatakan, konfigurasi tata letak dibuat sempit dan tidak terikat pada batas situs. Situs eksisting yang telah tertimbun tanah dimanfaatkan untuk membuat batas spasial untuk menjaga ketinggian rumah dengan lingkungan sekitar. Denah permukaan tanah dirancang dengan geometri melingkar untuk menciptakan pengalaman spasial.

Ruang ini berfungsi sebagai dapur dan teras untuk menyambut tamu. Tingkat atas mengikuti kisi-kisi yang dibentuk oleh permukaan tanah dengan tambahan kantilever untuk memperluas ruang untuk kamar tidur utama. Untuk memaksimalkan ruang, loteng dimanfaatkan sebagai kamar tidur anak.

Mengetahui terbatasnya ruang situs, struktur rumah menggunakan baja dan cor beton pra-dibuat untuk menghindari pengecoran di tempat. Batas spasial di permukaan tanah menggunakan wire mesh, sedangkan di tingkat atas menggunakan jalusi jendela untuk mengontrol aliran udara alami. Atapnya menggunakan fiber semen dengan lapisan rotan sintetis untuk meredam panas. Proyek ini kemudian difungsikan sebagai kantor kecil.

Rumah mungil Arsya House dibangun dengan desain rumah panggung di tengah-tengah kawasan padat penduduk di Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Biasanya di perkotaan jarang sekali ada rumah yang didesain dengan gaya tersebut. Living space rumah mungil ini terletak di lantai atas berisi ruang keluarga, kamar mandi, dan ruang tidur utama. Sedangkan servis area diletakkan di lantai bawah berisi ruang pantry, kamar makan dan area cuci jemur. Rumah ini juga punya lantai mezanin/attic yang bisa difungsikan sebagai kamar tidur anak. (EKA)

Foto: ArchDaily

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

BERITA POPULER PEKAN INI

LRT City Cibubur besutan Adhi Commuter Properti, padukan konsep TOD dengan alam

MENDUKUNG konsep pengembangan Transit Oriented Development (TOD) dengan alam, PT Adhi Commuter Properti (ACP) meluncurkan hunian vertikal LRT City Cibubur. Mengusung konsep alam di...

Citramas Group dan Sinar Mas Land garap digital hub Nongsa D-Town

CITRAMAS GROUP dan dan Sinar Mas Land melalui perusahaan konsorsium PT Citra Sinar Global membangun proyek bertajuk Nongsa D-Town di Pulau Batam. Area tersebut...

Muse @Alesha Pool Villa, hunian tapak di BSD City berkonsep resor

KELOMPOK usaha Sinar Mas Land (SML) kembali memperkenalkan hunian terbarunya Muse @Alesha Pool Villa di Kawasan Vanya Park BSD City, hunian tapak dengan konsep...

60 Investor asing digadang-gadang minat masuk ke Subang Smartpolitan

PENGEMBANG dan pengelola Subang Smartpolitan, PT Suryacipta Swadaya (Suryacipta)—anak usaha PT Surya Semesta Internusa, Tbk—mengklaim sedikitnya 60 investor dari mancanegera berminat masuk ke kawasan...