25.1 C
Jakarta
Senin, 15 Agustus, 2022
ads
Beranda Industrial 127 Kawasan industri siap sambut relokasi pabrik investor global

127 Kawasan industri siap sambut relokasi pabrik investor global

DIREKTUR Perwilayahan Industri Kementrian Perindustrian (Kemenperin) Ignatius Warsito mengatakan sebanyak 127 kawasan industri seluas total 55 ribu hektare (ha) siap menyambut kegiatan relokasi dari para investor global seperti China.

Lahan untuk kebutuhan investasi baru itu terbagi menjadi tiga kelompok, yakni kawasan existing di Pantai Utara Jawa, kawasan dalam daftar proyek strategis nasional, serta kawasan green project alias yang masih minim infrastruktur.

“Investor bisa masuk ke mana saja sesuai dengan karakter wilayah yang mereka inginkan,” Kata Warsito di Jakarta akhir pekan lalu.

Menurut Warsito, selain kawasan industri terpadu Batang di Jawa Tengah yang dijadikan andalan pemerintah untuk menyambut investasi baru, sejumlah kawasan industri di sepanjang Pantura juga turut disodorkan karena telah mumpuni dari sisi infrastruktur penunjang produksi ataupun jalur rantai pasok.

Kemenperin mencatat, hingga akhir tahun lalu, terdapat sedikitnya 70 kawasan industri existing yang memanjang di wilayah Pantura Jawa seluas lebih dari 36 ribu Ha. Kemudian, sebanyak 39 kawasan seluas 18 Ha berada di Jawa Barat. Sisanya tersebar di Banten, Jawa Timur, Jawa Tengah, serta DKI Jakarta.

Warsito menambahkan, kawasan industri yang masuk daftar proyek strategis nasional pun menjanjikan, meski beberapa di antaranya masih dalam masa konstruksi. “Kemenperin juga mendorong investor masuk ke kawasan green project yang dikembangkan di wilayah-wilayah terluar Indonesia,” tambahnya.

Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan dan Akses Industri Internasional (KPAII) Kemenperin, Eko S.A. Cahyanto menambahkan pihaknya senantiasa aktif melakukan sinergi dengan stakeholders.

Di antaranya dengan pengelola kawasan industri, pelaku usaha, dan pemerintah daerah dalam upaya penyelesaian hambatan pembangunan kawasan industri. “Pemerintah bertekad untuk semakin menciptakan iklim investasi yang kondusif, meskipun di tengah tekanan dampak pandemi Covid-19. Dalam beberapa kesempatan, kami menyampaikan manfaat tentang Undang-Undang Cipta Kerja, IOMKI, dan OVNI,” paparnya. (PIT)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

BERITA POPULER PEKAN INI

Sasar UMKM Sinar Mas Land luncurkan Pasar Rakyat Go Digital

propertytoday.id - Pengembang properti Sinar Mas Land tengah mengembangkan Pasar Modern BSD City khusus untuk pelaku ushaa mikro, kecil dan menengah (UMKM). Lewat program...

Kolaborasi BUMN luncurkan pembiayaan mikro perumahan syariah

propertytoday.id - PT Sarana Multigriya Finanasial (Persero) atau SMF kembali meluncurkan program kolaborasi untuk pembiayaan mikro perumahan syariah atau HOME syariah bersama PT Permodalan...

BTN dukung kebijakan sekuritisasi aset KPR untuk tekan backlog perumahan

propertytoday.id - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. terus mendukung langkah pemerintah dalam mendorong sekuritisasi aset kredit pemilikan rumah (KPR) untuk menekan backlog perumahan...

BTN sepakat berdamai dan tempuh langkah mediasi dengan satu debiturnya

propertytoday.id - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) dan Satrio Arismunandar telah melakukan mediasi terkait dengan permasalahan kredit atas nama Yuliandhini, istri Satrio....